Surat Untuk Rama

By Selma Garuda - January 31, 2017



Untuk Rama. Dimanapun kamu berada.
Diluar hujan. Mungkin itu yang membuatku ingin bertanya kabar padamu. Ingin bersurat. Dengan harapan, semoga surat ini sampai dengan selamat kepada pemiliknya. *Siapa lagi jika bukan kamu. Surat ini milikmu. Begitu juga aku.

Semoga kau baik baik saja disana.
Kalimat itulah yang langsung muncul di benakku,
bahkan sebelum aku bertanya tentang kabarmu.


Hai Ram, bagaimana kabarmu?


Jaga dia-mu dengan baik yaa. Jangan sampai rusak. Jangan sampai lecet. Apalagi hancur.
Jika terluka setitik saja, itu adalah kabar buruk bagiku. Karena kau akan bersedih dan aku bisa saja ikut menangis bersamamu.
Makanyaa, jaga dia-mu itu sebaik mungkin. Jangan biarkan orang lain menyentuhnya, apalagi menjelajahinya lebih dalam. Itu bukan haknya. Itu milikku.

Ah, mungkin kau fikir aku ini egois ya?
Nyatanya aku sedang berusaha untuk tidak begitu Ram.
Disini, aku mungkin belum tentu baik baik saja. Tapi, dia-ku sudah pasti baik baik saja. Aku menjaganya dengan sangat hati-hati. Ini milikmu.

Namun Ram,
Tolong ingatkan aku berulang kali. Agar mata ini, selalu digunakan untuk melihat yang baik-baik. Agar mulutku ini, selalu digunakan untuk berbicara yang baik-baik. Agar telingaku ini, selalu digunakan untuk mendengarkan yang baik-baik. Agar dia-ku ini, selalu digunakan untuk merasakan yang baik baik.
Sekali lagi Ram.
Dia-ku ini milikmu. Hatiku ini untukmu.

Jangan lupa jaga dia-mu juga yaaa. *Sudah berapa kali aku mengingatkannya?

-Sinta

p.s : ini alay.

  • Share:

4 comments