Cantik

By Selma Garuda - June 22, 2018


Image result for aesthetic makeup

Apakah aku cantik?

Selalu saja kalimat itu terlintas dalam fikiranku ketika sedang memandangi gadis sepantaran yang ada di balik cermin.
Dengan wajah lusuh berminyak, rambut serabutan, mata hitam akibat sering begadang, tanpa suatu olesan,

apakah aku cantik?

Menurutku, semua perempuan pasti ingin menjadi cantik. Setidaknya, ingin merasa cantik.

Akupun ingin menjadi cantik. Dan aku yakin kamupun juga. I mean, every girls.

Setomboy apapun kamu. Aku sendiri yang bisa -sering- dibilang tidak terlalu peduli dengan penampilanpun ingin dibilang cantik.

Dan kita-kita yang ingin menjadi cantik, harus dengan repotnya untuk melakukan suatu effort. Beauty is pain, katanya.

Membuat kebanyakan orang Indonesia sepakat bahwa cantik itu tidak terlepas dari kulit putih kinclong mengkilap tanpa jerawat. Sedangkan di luar sana, bule bule dengan semangatnya datang ke Indonesia hanya untuk berjemur demi mendapatkan kulit yang tan.

Kalau begitu, apa iya kita harus menjalankan sebuah perawatan rutin hanya untuk mendapatkan sebuah kecantikan?

Benarkah?

Dompet kita bisa menipis drastis dong kalau memang benar. Buat bayar kos bulanan saja sudah membuat dompet menjadi terkuras kering kerontang wkwkwk.

"Kamu lagi nyindir ya? -_-"

Enggak. Sama sekali engak. Aku hanya berfokus pada diriku saja kok. Pun aku ga melarang untuk perawatan loh yaa -_- Balik lagi ke yang tadi,

..akupun ingin menjadi cantik. Semua perempuan ingin menjadi cantik. Dan kita-kitapun terus bertanya tanya tentang, bagaimana caranya menjadi cantik?

Sampai seseorangpun menjawab itu semua.

"Siapa?"

Adikku.

Yang saat ini usianya sedang beranjak menuju 8 tahun.

Memang. Aku rasa, seluruh anak kecil itu cantik. Namun terlepas dari semua itu, aku rasa bukan karena kulit putih ataupun tan yang dapat membuat mereka menjadi cantik.

Namun karena rasa bahagia dari dalam diri mereka. Meluap-luap yang seakan-akan ingin tumpah. Walaupun paras ini sama sekali tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh dunia. Do u get it?

Mereka bahagia seperti bahagianya seorang anak kecil. Tanpa alis tebal, tanpa make-up lapis, tanpa busana mewah. Hanya bermain-main tanpa suatu beban. Dan itu cantik.

Dari merekalah, aku belajar untuk menjadi cantik. Tanpa harus repot untuk pergi ke salon dan merogoh saku dalam dalam. Dan tentu saja, tanpa harus ditagih uang bulanan oleh ibu kos.

Cukup. dengan. bahagia.

Lagipula, cantik yang sesungguhnya itu bukan dilihat dari fisiknya saja kok. Tapi dari dalam hati. Inner beauty. Pun relatif. Setiap orang pasti mendapati cantiknya masing-masing. Cantik menurutnya si A belum tentu sama dengan cantik menurut si B.

Apakah kita harus berganti wajah dulu sesuai dengan apa yang mereka inginkan setiap kali berhadapan dengan orang lain? Ribet banget elaaah.

Cantik yang paling diidam-idamkan itu adalah cantik menurut standarnya warga langit. Cantik karena dekat dengan Allah. Mulai dari rajin shalat, sedekah, sunnah, birrul walidain, pasti deh cantiknya berkali-kali lipat. Cantiknya manusia. Cantiknya hamba Allah. Cantiknya kekasih Allah.

Sekarang terjawab kan bagaimana standar cantiknya warga langit? Bukan masalah siapa yang paling lihai dalam memoles wajah. Urusan gincu, parfum dan sebagainya itu bukanlah standar. Karena dari tempat yang paling tinggi, cantik secara fisik itu sama sekali tidak terlihat. Yang terlihat hanyalah cantik yang asalnya dari hati.

Walaupun tetap saja, aku selalu menganggap adikku super cantik dalam kondisi apapun. Like a proud mom. Okey, she's still 8 years young tho, but it's feel disgusting bcoz i'm too shy to say this in front of her. She's a silly sister. I admit it.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Selma Asiela Badzlin (@selmagaruda) pada

Oh ya, untuk muslim, sebenarnya ada rahasianya sendiri loh untuk menjadi cantik.


Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang harinya.” (HR Ibnu Majah).

So guys, jangan lupa untuk tetap merasa cantik! 

  • Share:

8 comments

  1. I got it, Sel :) Temenku yang rajin shalat malam pada cantik-cantik walau di siang hari pun >v<

    Iya ya, anak kecil mah manis-manis cantik >v< Bahagianya mereka cukup memancarkan kecantikannya, tuh contohnya adekmu, Sel :"D Eh tapi kalau dari fisik, Vira cukup tertarik dengan alis rata (lurus) sama eyesmile :o hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yupp. Kalau aku lebih suka alis lebatt yang kaya ulet bulu virr :D Tuhkan kita aja beda bedaa~

      Delete
  2. Guruku di ponpes juga bilang gitu, makanya di pondok diterapkan sholat malam rutin setiap hari supaya akhlaq, ibadah, dan kecantikan kita selalu terjaga di depan Allah. Nggak perlu dandan menor, tebel, mencolok gitu. Yang penting selalu menjaga aurat dari orang yang bukan mahram kita. Penting itu, karena yang mahram kita cuman keluarga dekat, sesama perempuan (tapi harus jaga-jaga) sama suami kita nanti. Hanya mereka yang berhak melihat aurat kita.

    Setuju deh, kecantikan itu juga bisa muncul dari kebahagian juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep, yang penting masih dalam tahap wajar siih menurut aku, ntar kalau terlalu menor kan juga jadi kayak bukan manusia._. jadi ga manusiawi yekann

      Delete
  3. Iya, cantik itu bisa didapat kalau kita bahagia.
    Btw, bw here... Follow back blogku ya^^
    Makasih

    Oh iya, follow IGku juga ya :v @bubbleshopgifta Nanti aku follback XD

    www.giftasblog.co.vu

    ReplyDelete
  4. Masya allah, kak selma semangat ya dakwahnya, aku juga jadi pengen nyontoh kakak tapi akhlak ku juga menurutku belum bagus :(
    harus bagusin dulu nanti malah "cakap tak serupa bikin" lagi :P
    cara menuliskannya menarik dan gak ngebosenin tapi puitis. Bagus :) semoga kakak selalu semangat berdakwah dan tambah cantik, dari luar maupun dari dalam :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi makasih Aisha^^, aku juga orangnya masih banyak belum benernya kok :( masih sering takut juga kalau dibilang 'jarkoni' ujar tapi ora nglakoni hehehe, tapi pelan pelan deh, secara bertahap semoga kita akhlaknya bisa lebih baik yaa. Yang penting pnya keinginan dan niat ! :)

      Delete